JOMBANG — KSPPS BMT NU Sidoarjo turut hadir dalam rangkaian Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, pada 27–31 Agustus 2026.
Muktamar ke-35 NU resmi dibuka pada Kamis, 27 Agustus 2026. Kehadiran BMT NU Sidoarjo menjadi bagian dari dukungan terhadap berbagai agenda yang mendorong penguatan ekonomi warga Nahdliyin.
Salah satu agenda yang diikuti BMT NU Sidoarjo adalah Serial Mujalasah dalam rangkaian Muktamar NU ke-35 dengan tema “Gerakan Ekonomi Nahdliyin”. Agenda tersebut menjadi ruang untuk berbagi pengalaman, gagasan, sekaligus membahas arah pengembangan gerakan ekonomi Nahdliyin.

Serial Mujalasah dilaksanakan selama tiga hari, yakni pada 28–30 Agustus 2026, dengan mengangkat tiga tema utama.
Pada 28 Agustus, agenda mengusung tema “AKAR”, yang membahas sejarah dan filosofi Gerakan Ekonomi Nahdliyin. Selanjutnya, pada 29 Agustus, tema “GERAK” mengangkat praktik, strategi, inovasi, dan transformasi layanan.
Sementara itu, pada 30 Agustus, Serial Mujalasah ditutup dengan tema “ARAH”, yang membahas resolusi, komitmen, serta gerakan ekonomi berkelanjutan.
Rangkaian kegiatan tersebut dipusatkan di Rumah Pergerakan Ekonomi Nahdliyin (RPN), Jalan Laksda Adi Sucipto Nomor 35, Sambong Dukuh, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang.
Dalam kesempatan tersebut, Manajer BMT NU Sidoarjo, R. Rizki Ansanta, S.Sos., M.M., turut menyampaikan dukungan BMT NU Sidoarjo terhadap gerakan penguatan ekonomi Nahdliyin.
Kehadiran BMT NU Sidoarjo dalam agenda tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk berbagi pengalaman mengenai pengelolaan dan pengembangan layanan ekonomi berbasis syariah. Hal ini sejalan dengan komitmen BMT NU Sidoarjo untuk mendorong tumbuh kembang usaha berbasis UMKM serta menjadi salah satu pilar kemandirian ekonomi kalangan Nahdliyin.
Melalui partisipasi dalam Muktamar ke-35 NU, BMT NU Sidoarjo berharap semangat kolaborasi dan penguatan ekonomi Nahdliyin dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

