SIDOARJO — Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) BMT NU Sidoarjo terus memperluas jangkauan pelayanan untuk memperkuat kemandirian ekonomi warga Nahdlatul Ulama (NU). Salah satu langkah yang dilakukan yakni mempersiapkan pembukaan Kantor Layanan BMT NU Candi melalui kegiatan sosialisasi bersama jajaran pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Candi, Minggu (11/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya koordinasi dan pemantapan persiapan sebelum kantor layanan baru resmi dibuka. Rencananya, launching BMT NU Kantor Layanan Candi akan dilaksanakan pada 25 Oktober 2026, bertempat di Gedung MWCNU Kecamatan Candi.
Sosialisasi ini dihadiri Ketua Tanfidziyah MWCNU Kecamatan Candi, Dr. H. Moh. Arwani Muslich, M.Ag., M.H.I., jajaran pengurus MWCNU, serta perwakilan lembaga perekonomian NU Cabang Sidoarjo. Pertemuan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk membangun sinergi antarlembaga dalam mendukung keberadaan BMT NU Candi.

Dalam kegiatan itu, perwakilan lembaga perekonomian NU Cabang Sidoarjo mengajak seluruh pengurus yang hadir untuk berpartisipasi aktif menyukseskan pembentukan kantor layanan tersebut.
“Dengan hadirnya jenengan semua turut menyukseskan pembentukan kantor layanan BMTNU Candi, yang insyaallah di-launching 25 Oktober 2026, bertempat di Gedung MWC NU Candi,” ungkapnya.
Dukungan dari jajaran pengurus NU dinilai penting agar persiapan pembukaan kantor layanan dapat berjalan lancar. Selain kesiapan operasional, keterlibatan struktur NU hingga tingkat kecamatan diharapkan menjadi modal untuk memperkenalkan layanan BMT NU kepada masyarakat secara lebih luas.
BMT NU Candi Mulai Memasuki Tahap Persiapan Peluncuran
Manajer BMT NU Sidoarjo, R. Rizki Ansanta, S.Sos., menegaskan bahwa persiapan pembukaan kantor layanan Candi perlu segera ditindaklanjuti dengan langkah konkret. Menurutnya, sosialisasi yang telah dilakukan menjadi bagian dari tahapan menuju peluncuran sekaligus pengembangan layanan di wilayah tersebut.
“Sudah saatnya untuk eksekusi persiapan launching kantor layanan BMTNU Candi. Sesuai dengan surat instruksi dari PWNU agar mendirikan dan mengembangkan BMTNU masing-masing wilayah PCNU,” ujarnya.
Ia berharap BMT NU Kantor Layanan Candi dapat berkembang sebagaimana kantor-kantor layanan BMT NU Sidoarjo yang telah beroperasi sebelumnya. Untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan kolaborasi dan dukungan dari berbagai elemen, mulai dari pengurus NU, lembaga pendidikan, pengelola masjid, hingga masyarakat.

Rizki juga mengajak takmir masjid di seluruh wilayah Kecamatan Candi untuk menjalin kerja sama dengan BMT NU Kantor Layanan Candi. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperluas pengenalan layanan keuangan syariah sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam memperkuat perekonomian warga Nahdliyin.
Selain lingkungan masjid, lembaga pendidikan dan madrasah di Kecamatan Candi juga menjadi sasaran pengembangan kemitraan. BMT NU Sidoarjo berharap madrasah dapat memanfaatkan layanan BMT NU Candi untuk pengelolaan tabungan siswa.
“Kami mengundang takmir masjid se-Kecamatan Candi untuk bisa berkolaborasi dengan BMTNU Kantor Layanan Candi. Termasuk madrasah di wilayah Candi, agar tabungan siswanya bisa dititipkan ke BMTNU Kantor Layanan Candi,” jelasnya.
Kerja sama tersebut diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi lembaga pendidikan dan masyarakat dalam mengakses layanan keuangan berbasis syariah. Di sisi lain, pengembangan tabungan siswa juga berpotensi menanamkan kebiasaan menabung sejak dini.
Perluas Jaringan, Perkuat Kemandirian Ekonomi Nahdliyin
BMT NU Sidoarjo merupakan lembaga keuangan berbasis koperasi syariah yang dikembangkan untuk mendukung pemberdayaan ekonomi warga Nahdlatul Ulama. Melalui layanan simpanan dan pembiayaan, BMT NU Sidoarjo berupaya memperluas akses layanan keuangan syariah sekaligus mendorong kemandirian ekonomi anggota dan masyarakat.
Sebelum rencana pembukaan kantor layanan Candi, BMT NU Sidoarjo telah memiliki jaringan layanan di Porong, Sidoarjo Kota, Wonoayu, Sukodono, dan Krembung. Pengembangan jaringan tersebut menjadi bagian dari upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Sidoarjo.
Kehadiran Kantor Layanan Candi diharapkan semakin memperluas jangkauan pelayanan sekaligus membuka peluang kolaborasi dengan lebih banyak lembaga dan komunitas Nahdliyin.
Melalui sinergi dengan MWCNU, takmir masjid, madrasah, dan masyarakat, BMT NU Sidoarjo menargetkan kantor layanan baru ini tidak hanya menjadi tempat mengakses layanan keuangan syariah, tetapi juga menjadi bagian dari penguatan ekosistem ekonomi warga NU di Kecamatan Candi.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan menjelang 25 Oktober 2026, pembukaan BMT NU Kantor Layanan Candi diharapkan menjadi langkah baru dalam memperluas manfaat layanan BMT NU Sidoarjo serta memperkuat gerakan kemandirian ekonomi Nahdliyin.

